Ibadah haji adalah rukun Islam kelima yang menjadi impian setiap Muslim. Namun sebelum berangkat ke Tanah Suci, calon jamaah perlu memahami satu hal penting, yaitu biaya haji. Banyak orang memiliki niat kuat berhaji, tetapi masih bingung mengenai rincian biaya, mulai dari setoran awal hingga pelunasan.
Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) adalah total biaya yang harus dibayarkan oleh jamaah haji reguler untuk menunaikan ibadah haji. BPIH ditetapkan setiap tahun oleh pemerintah dan dapat berbeda tergantung kebijakan serta komponen biaya yang berlaku.
Secara umum, BPIH mencakup biaya transportasi, akomodasi, konsumsi, dan layanan selama di Tanah Suci.
Komponen Utama Biaya Haji
Agar lebih jelas, berikut komponen utama yang termasuk dalam biaya haji:
1. Setoran Awal Haji
Setoran awal haji adalah biaya pertama yang harus disiapkan calon jamaah untuk mendaftar haji reguler dan mendapatkan nomor porsi.
Setoran ini disetorkan melalui tabungan haji resmi di bank yang ditunjuk pemerintah. Setelah setoran awal dibayarkan dan data masuk ke sistem Kementerian Agama, jamaah akan memperoleh nomor porsi dan masuk masa tunggu.
2. Nilai Manfaat
Dana setoran awal jamaah akan dikelola dan dikembangkan secara syariah. Hasil pengolahan ini disebut nilai manfaat, yang nantinya digunakan untuk membantu meringankan total biaya haji saat pelunasan.
3. Pelunasan Haji
Pelunasan haji adalah sisa biaya yang harus dibayarkan menjelang keberangkatan, setelah dikurangi setoran awal dan nilai manfaat.
Pelunasan biasanya dilakukan ketika jamaah telah masuk kuota keberangkatan sesuai nomor porsi yang dimiliki.
Alur Biaya Haji dari Awal hingga Akhir
Memahami alur biaya haji sejak awal sangat penting agar calon jamaah tidak bingung dan dapat mempersiapkan dana dengan lebih tenang. Berikut gambaran tahapannya:
1. Membuka Tabungan Haji
Perjalanan biaya haji dimulai dengan membuka BSI Tabungan Haji. Pada tahap ini, calon jamaah dapat mulai menabung secara rutin sesuai kemampuan, tanpa harus langsung menyiapkan dana besar.
2. Mengumpulkan Setoran Awal Haji
Setelah saldo tabungan mencapai nominal setoran awal haji, dana tersebut digunakan untuk mendaftar haji dan memperoleh nomor porsi haji. Nomor porsi ini menjadi penanda resmi antrian keberangkatan.
3. Masa Tunggu dan Menabung Lanjutan
Setelah mendapatkan porsi, jamaah memasuki masa tunggu yang bisa berlangsung beberapa tahun. Pada fase ini, menabung lanjutan sangat dianjurkan untuk mempersiapkan dana pelunasan haji.
4. Penetapan BPIH
Menjelang tahun keberangkatan, pemerintah menetapkan BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) yang menjadi acuan total biaya yang harus dilunasi jamaah.
5. Pelunasan Biaya Haji
Jamaah melakukan pelunasan haji sesuai ketentuan BPIH. Dana pelunasan biasanya diambil dari tabungan haji yang telah dikumpulkan selama masa tunggu.
6. Persiapan dan Keberangkatan
Setelah pelunasan selesai, jamaah fokus pada persiapan administrasi, manasik haji, hingga akhirnya berangkat ke Tanah Suci.
Dengan memahami alur ini, calon jamaah dapat mempersiapkan keuangan secara bertahap tanpa terburu-buru.
Perkiraan Biaya Haji dan Faktor yang Mempengaruhi
Besaran BPIH dapat berubah setiap tahun. Beberapa faktor yang mempengaruhi biaya haji antara lain:
Karena itu, penting bagi calon jamaah untuk selalu mengikuti informasi resmi terkait BPIH.
Strategi Menyiapkan Biaya Haji Sejak Dini
1. Menabung Secara Rutin
Menabung secara rutin di tabungan haji membantu calon jamaah mengumpulkan dana secara bertahap tanpa memberatkan.
2. Menggunakan Tabungan Emas sebagai Pelengkap
Selain menabung tunai, sebagian calon jamaah memanfaatkan tabungan emas sebagai strategi tambahan. Emas dapat membantu menjaga nilai dana dalam jangka panjang.
Pendekatan ini sering disebut sebagai bagian dari strategi persiapan haji yang lebih fleksibel.
Rekomendasi Produk Tabungan Haji
Untuk mempersiapkan biaya haji secara terencana dan sesuai syariah, BSI Tabungan Haji menjadi solusi utama yang dirancang khusus untuk calon jamaah.
BSI Tabungan Haji
BSI Tabungan Haji adalah rekening tabungan syariah yang digunakan untuk mengumpulkan dana haji hingga mencapai setoran awal haji. Dana dikelola sesuai prinsip syariah, bebas riba, dan terintegrasi dengan sistem pendaftaran haji nasional (SISKOHAT).
Melalui tabungan ini, nasabah dapat menabung secara bertahap, memantau perkembangan saldo, serta lebih disiplin dalam menyiapkan dana hingga waktu pelunasan haji tiba. BSI #MelayaniSepenuhHati #LangkahEmasBSI.
Selain mempersiapkan biaya, memperbanyak amal juga menjadi bagian dari ikhtiar spiritual. Melalui BYOND by BSI, nasabah dapat menyalurkan sedekah dan donasi dengan mudah dan aman melalui aplikasi BYOND by BSI. Berbagi kebaikan diyakini dapat melapangkan jalan dalam menunaikan ibadah haji.
Memahami biaya haji dari setoran awal hingga pelunasan adalah langkah penting agar persiapan ibadah berjalan lancar.
Dengan perencanaan yang tepat, dukungan tabungan haji, serta strategi tambahan seperti tabungan emas, perjalanan menuju Baitullah dapat dilakukan dengan lebih tenang dan terarah. Buka Tabungan Haji BSI sekarang dan mulai persiapan ibadah haji dengan langkah yang pasti.