Biaya Pelunasan Haji yang Sering Terlewat tapi Wajib Disiapkan

31 Januari 2026 - 31 Desember 2030

Bagikan:   

facebook twitter wa

Banyak calon jamaah merasa sudah “aman” setelah melakukan pelunasan haji sesuai ketentuan pemerintah. Namun, mendekati hari keberangkatan, tidak sedikit yang kembali terkejut karena masih ada biaya pelunasan haji lain yang ternyata wajib disiapkan. Biaya-biaya ini sering luput dari perencanaan awal karena tidak tercantum langsung dalam setoran maupun pelunasan BPIH.

 

Memahami Biaya Pelunasan Haji Secara Utuh

Secara umum, biaya pelunasan haji adalah pembayaran sisa BPIH setelah setoran awal. Namun dalam praktiknya, biaya haji tidak berhenti sampai di sana. Ada pengeluaran lain yang bersifat personal, situasional, dan wajib disiapkan oleh masing-masing jamaah.

Kesalahan umum yang sering terjadi adalah:

  • Mengira semua kebutuhan sudah tercakup dalam BPIH
  • Tidak membuat daftar biaya tambahan haji sejak awal
  • Baru menyiapkan dana tambahan saat jadwal keberangkatan sudah dekat

Agar hal ini tidak terjadi, mari kita bahas satu per satu checklist biaya yang sering terlewat.

 

Checklist Anti-Kaget Biaya Pelunasan Haji

1. Uang Saku Jamaah (Living Cost Haji)

Uang saku jamaah merupakan dana pribadi yang digunakan jamaah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama berada di Tanah Suci, di luar fasilitas utama yang sudah disediakan dalam BPIH.

Walaupun pemerintah memberikan living cost dasar, jumlah tersebut umumnya bersifat standar dan belum tentu mencukupi seluruh kebutuhan personal jamaah, terutama bagi jamaah lansia atau yang memiliki kebutuhan khusus.

Living cost haji biasanya digunakan untuk:

  • Membeli makanan dan minuman tambahan di luar jadwal konsumsi resmi
  • Keperluan harian seperti air minum, camilan, tisu, atau kebutuhan kebersihan
  • Kebutuhan darurat seperti transportasi lokal tambahan
  • Membeli perlengkapan yang tertinggal, rusak, atau perlu diganti

Dengan menyiapkan living cost yang cukup sejak awal, jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang tanpa rasa khawatir kekurangan dana di tengah perjalanan.

2. Biaya Perlengkapan Pribadi Haji

Biaya perlengkapan haji sering kali dianggap kecil karena dibeli secara bertahap. Namun jika dihitung secara keseluruhan, total pengeluarannya bisa cukup besar dan kerap menjadi beban menjelang keberangkatan.

Perlengkapan pribadi yang umumnya perlu disiapkan meliputi:

  • Pakaian ihram dan pakaian harian yang nyaman dan menyerap keringat
  • Sandal khusus haji yang kuat untuk berjalan jauh
  • Tas kecil, koper, gembok, dan pengaman koper
  • Perlengkapan mandi, alat ibadah, serta obat-obatan pribadi

Menyiapkan perlengkapan sejak jauh hari akan membantu jamaah mengatur anggaran dengan lebih ringan serta menghindari pembelian terburu-buru dengan harga lebih mahal.

3. Biaya Kesehatan Tambahan

Kesehatan merupakan faktor penting dalam kelancaran ibadah haji. Meskipun pemeriksaan kesehatan dasar sudah difasilitasi, jamaah sering kali tetap memerlukan biaya kesehatan tambahan sesuai kondisi masing-masing.

Biaya kesehatan tambahan dapat mencakup:

  • Vaksin lanjutan sesuai rekomendasi medis
  • Obat rutin untuk penyakit tertentu seperti hipertensi atau diabetes
  • Vitamin, suplemen, dan perlengkapan kesehatan pribadi

Dengan menyiapkan dana kesehatan sejak awal, jamaah dapat menjaga kondisi fisik tetap prima dan meminimalkan risiko gangguan kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

4. Biaya Transportasi dan Akomodasi Domestik

Sebelum masuk asrama haji, jamaah perlu memperhitungkan biaya perjalanan di dalam negeri yang seringkali luput dari perencanaan awal.

Biaya domestik yang biasanya timbul antara lain:

  • Transportasi dari rumah menuju titik keberangkatan resmi jemaah haji
  • Biaya penginapan sementara jika harus menginap
  • Konsumsi selama perjalanan domestik

Jika tidak disiapkan sejak awal, biaya ini dapat mengganggu pos dana lain. Oleh karena itu, memasukkannya ke dalam perencanaan biaya pelunasan haji sangat dianjurkan.

5. Biaya Administrasi dan Dokumen Tambahan

Walaupun sebagian besar dokumen haji telah diurus, tetap ada biaya administratif tambahan yang sering muncul menjelang keberangkatan.

Biaya ini biasanya meliputi:

  • Fotokopi dan legalisasi dokumen
  • Pas foto tambahan sesuai ketentuan terbaru
  • Keperluan administrasi pribadi lainnya

Meskipun nominalnya relatif kecil, biaya administrasi tetap perlu dianggarkan agar proses persiapan haji berjalan lancar tanpa kendala di tahap akhir.

6. Biaya Sedekah dan Amal Selama Haji

Bagi banyak jamaah, sedekah dan amal merupakan bagian dari kesempurnaan ibadah haji. Dana ini bersifat personal, namun sebaiknya tetap direncanakan agar tidak mengganggu kebutuhan utama.

Dana sedekah biasanya digunakan untuk:

  • Membantu sesama jamaah yang membutuhkan
  • Memberi kepada petugas atau masyarakat sekitar
  • Menunaikan niat amal pribadi selama di Tanah Suci

Dengan menyiapkan dana sedekah sejak awal, jamaah dapat berbagi dengan lebih ikhlas dan menjalankan ibadah dengan hati yang lebih tenang dan lapang.

 

Tabel Estimasi Biaya Tambahan Haji per Checklist

No Jenis Biaya Estimasi Biaya Penjelasan
1. Living cost haji Rp5.000.000 – Rp10.000.000 Uang saku tambahan untuk kebutuhan pribadi, konsumsi di luar jadwal resmi, dan kondisi darurat selama di Tanah Suci
2. Perlengkapan pribadi haji Rp3.000.000 – Rp7.000.000 Pakaian ihram, pakaian harian, sandal haji, koper, tas kecil, serta perlengkapan ibadah
3. 

 Biaya kesehatan tambahan

Rp500.000 – Rp2.000.000 Vaksin tambahan, obat rutin, vitamin, dan suplemen sesuai kondisi kesehatan jamaah
4. Transportasi & akomodasi domestik Rp1.000.000 – Rp3.000.000 Ongkos perjalanan dari rumah ke embarkasi, penginapan sementara, dan konsumsi sebelum masuk asrama
5. Administrasi & dokumen tambahan Rp200.000 – Rp500.000 Fotokopi, legalisasi dokumen, pas foto, dan keperluan administrasi pribadi
6. Sedekah & amal selama haji Rp1.000.000 – Rp5.000.000 Dana sedekah dan amal sesuai niat pribadi jamaah selama menjalankan ibadah haji

Total

Estimasi

  Rp10.700.000 – Rp27.500.000 Estimasi bersifat umum dan dapat menyesuaikan kondisi serta kebutuhan masing-masing jamaah

Estimasi di atas merupakan gambaran umum. Jumlah aktual dapat berbeda tergantung lokasi, kondisi kesehatan, dan preferensi pribadi jamaah.

 

Mengapa Biaya Tambahan Haji Harus Disiapkan Sejak Dini?

Menyiapkan biaya tambahan haji sejak awal memberikan banyak manfaat:

  1. Menghindari stres menjelang keberangkatan
  2. Membantu jamaah fokus ibadah, bukan urusan dana
  3. Membuat perencanaan keuangan lebih realistis
  4. Mengurangi resiko menggunakan dana darurat keluarga

Dengan perencanaan yang baik, seluruh biaya pelunasan haji dapat ditangani secara bertahap.

 

Solusi Produk Tabungan Haji

Agar seluruh biaya pelunasan haji dan biaya tambahan dapat dipersiapkan dengan rapi, BSI Tabungan Haji menjadi solusi yang tepat dan aman.

BSI Tabungan Haji

BSI Tabungan Haji adalah produk tabungan syariah yang dirancang khusus untuk mempersiapkan dana haji, mulai dari setoran awal hingga pelunasan dan kebutuhan tambahan menjelang keberangkatan.

Keunggulan BSI Tabungan Haji:

  • Dikelola sesuai prinsip syariah, bebas riba
  • Terintegrasi dengan sistem pendaftaran haji nasional
  • Membantu disiplin menabung jangka panjang
  • Memudahkan pengelolaan dana pelunasan dan biaya tambahan haji

Dengan tabungan ini, jamaah dapat memisahkan dana haji dari kebutuhan harian, sehingga persiapan lebih fokus dan terencana. #LangkahEmasBSI #MelayaniSepenuhHati

Selain kesiapan dana, persiapan spiritual juga sangat penting. Melalui BYOND by BSI, jamaah dapat berdonasi dan bersedekah dengan mudah, aman, dan terpercaya. Sedekah yang diniatkan sejak proses persiapan diyakini dapat melapangkan jalan dan menambah keberkahan perjalanan haji.

 

Tips Praktis Mengecek Kesiapan Dana Haji

Agar tidak ada yang terlewat, lakukan langkah berikut:

  • Buat daftar seluruh biaya pelunasan dan biaya tambahan haji
  • Pisahkan dana haji di rekening khusus
  • Sisihkan dana tambahan secara rutin
  • Evaluasi kesiapan dana secara berkala menjelang keberangkatan

Langkah sederhana ini dapat membantu jamaah merasa lebih siap secara mental dan finansial.

 

Biaya pelunasan haji bukan hanya soal angka pelunasan BPIH. Ada living cost haji dan berbagai biaya tambahan haji lain yang wajib disiapkan agar ibadah berjalan lancar dan nyaman.

Dengan perencanaan matang dan dukungan BSI Tabungan Haji, jamaah dapat berangkat ke Tanah Suci tanpa rasa khawatir berlebih.

Cek kesiapan dana haji Anda sekarang dan pastikan seluruh kebutuhan finansial haji telah terpenuhi sebelum hari keberangkatan.

 

 


Promo