Didukung Danantara, Nasabah Bullion BSI Meroket 700% dan FBI Bisnis Emas Melesat 712%

29 Juli 2026 | Berita

Bagikan:   
facebook twitter wa

JAKARTA, 29 Juli 2026 – Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tingginya permintaan terhadap aset aman (safe haven), bisnis emas PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan lonjakan kinerja impresif berkat dukungan strategis dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Hingga Juni 2026, sinergi ini sukses mendorong pertumbuhan nasabah bullion BSI hingga 700% secara tahunan (year-on-year/YoY) menembus 1,3 juta orang, sekaligus melesatkan fee-based income (FBI) bisnis emas sebesar 712% YoY. Sepanjang periode tersebut, BSI tercatat telah memperdagangkan 8,06 ton emas, mengukuhkan posisinya sebagai bullion bank pertama di Indonesia dengan ekosistem kuat yang disokong oleh optimalisasi investasi negara.

Kinerja tersebut memperlihatkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap emas sebagai instrumen investasi jangka panjang. Momentum ini semakin menguat sejak BSI menjadi bank emas (bullion bank) pertama di Indonesia, yang menghadirkan ekosistem bisnis emas terintegrasi mulai dari Cicil Emas, Gadai Emas, hingga layanan bullion bank.

Kemudahan akses menjadi salah satu faktor utama meningkatnya minat masyarakat. Melalui aplikasi BYOND by BSI, masyarakat kini dapat mulai memiliki emas mulai dari Rp50 ribu, sehingga investasi emas menjadi lebih inklusif, mudah dijangkau, aman, dan praktis. Nasabah dapat melakukan transaksi pembelian dan penjualan emas secara real-time selama 24/7 kapan pun dan di mana pun. Transformasi digital tersebut memperluas akses investasi bagi masyarakat dari berbagai segmen tanpa harus datang ke kantor cabang.

Selain memperkuat layanan digital, BSI juga terus mengakselerasi penetrasi pasar emas fisik melalui BSI Gold. Saat ini, BSI Gold telah hadir di toko emas resmi rekanan BSI yang berlokasi di sentra emas nasional. Kehadiran tersebut menjadi langkah awal perluasan jaringan distribusi BSI Gold, yang ke depan diarahkan untuk menjangkau toko-toko emas di berbagai wilayah Indonesia agar semakin mudah diakses oleh masyarakat.

Direktur Finance & Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho mengatakan, di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan dan perilaku masyarakat yang cenderung lebih selektif dalam berinvestasi, emas semakin menjadi pilihan untuk menjaga nilai aset. "Melalui layanan bullion, kami ingin menghadirkan investasi emas yang semakin mudah, aman, dan terjangkau sehingga masyarakat dapat mulai langkah emasnya dalam membangun aset jangka panjang," ujar Cahyo.

Menurutnya, pertumbuhan bisnis bullion tidak hanya memperkuat posisi BSI sebagai bank dengan layanan ekosistem emas syariah nasional, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan pendapatan berbasis fee yang semakin signifikan bagi perseroan. 

Layanan bullion melengkapi ekosistem emas BSI yang sebelumnya telah menghadirkan layanan cicil emas dan gadai emas serta penjualan BSI Emas. Secara total, outstanding gadai emas mencapai Rp30,5 triliun per periode Juni 2026 dengan pertumbuhan 80,50%. Hingga Juli 2026, kontribusi bisnis emas telah mendorong fee-based income mencapai sekitar Rp2,10 triliun, atau tumbuh 100% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

BSI optimistis prospek bisnis emas akan terus menguat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan diversifikasi investasi dan melindungi nilai kekayaan, sekaligus edukasi langkah emas untuk mencapai impian masa depan seperti keinginan berhaji, memiliki rumah, atau perencanaan keuangan lainnya. Dengan ekosistem bullion yang semakin lengkap, BSI menargetkan bisnis emas menjadi salah satu mesin pertumbuhan utama sekaligus memperkuat inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Berita Terbaru

28 Juli 2026 | Berita

Pembiayaan Syariah BSI Antar UMKM Naik Kelas, Alfriandra Souvenir Tumbuh dari Modal Rp7 Juta

Bank Syariah Indonesia (BSI)

24 Juli 2026 | Berita

BSI Perkuat ESG sebagai Fundamental Strategis Pendorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Bank Syariah Indonesia (BSI)

24 Juli 2026 | Berita

Hari Anak Nasional: BSI Biayai Talenta IT Cilik yang Diapresiasi NASA, Siapkan Generasi Digital Indonesia

Bank Syariah Indonesia (BSI)

22 Juli 2026 | Berita

BSI Dorong Transformasi Wakaf Produktif di Waqf Leaders' Summit 2026, Perkuat Posisi sebagai Motor Ekonomi Umat

Bank Syariah Indonesia (BSI)

Thumbanail Berita

28 Juli 2026 | Berita

Pembiayaan Syariah BSI Antar UMKM Naik Kelas, Alfriandra Souvenir Tumbuh dari Modal Rp7 Juta

Bank Syariah Indonesia (BSI)

Thumbanail Berita

24 Juli 2026 | Berita

BSI Perkuat ESG sebagai Fundamental Strategis Pendorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Bank Syariah Indonesia (BSI)

Thumbanail Berita

24 Juli 2026 | Berita

Hari Anak Nasional: BSI Biayai Talenta IT Cilik yang Diapresiasi NASA, Siapkan Generasi Digital Indonesia

Bank Syariah Indonesia (BSI)

Thumbanail Berita

22 Juli 2026 | Berita

BSI Dorong Transformasi Wakaf Produktif di Waqf Leaders' Summit 2026, Perkuat Posisi sebagai Motor Ekonomi Umat

Bank Syariah Indonesia (BSI)

Thumbanail Berita

28 Juli 2026 | Berita

Pembiayaan Syariah BSI Antar UMKM Naik Kelas, Alfriandra Souvenir Tumbuh dari Modal Rp7 Juta

Bank Syariah Indonesia (BSI)

Thumbanail Berita

24 Juli 2026 | Berita

BSI Perkuat ESG sebagai Fundamental Strategis Pendorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Bank Syariah Indonesia (BSI)

Thumbanail Berita

24 Juli 2026 | Berita

Hari Anak Nasional: BSI Biayai Talenta IT Cilik yang Diapresiasi NASA, Siapkan Generasi Digital Indonesia

Bank Syariah Indonesia (BSI)

Thumbanail Berita

22 Juli 2026 | Berita

BSI Dorong Transformasi Wakaf Produktif di Waqf Leaders' Summit 2026, Perkuat Posisi sebagai Motor Ekonomi Umat

Bank Syariah Indonesia (BSI)

Promo